Sabtu, 05 November 2011

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
Pembahasan : Peseudocode
  1. Pseudocode : digunakan untuk menuliskan algoritma menggunakan serangkaian pernyataan yang ditulis dalam bahasa sehari-hari
  2. Setiap pernyataan dalam pseudocode ditulis dalam sebuah nomor baris yang menyatakan nomor urut pernyataan. Jika sebuah nomor memiliki sub kegiatan maka digunakan aturan penomoran secara indent.
  1. Nomor Utama
1.1 Sub Nomor
a. Rincian pertama
b. Rincian kedua
c. dst
  1. Pembacaan pseudocode dilakuka n secara urut baris demi baris
  2. Pada kondisi tertentu ada kalanya pembacaan pseudocode tidak dilakukan urut dari baris satu
  3. Terdapat keyword dalam penulisan pseudocode
Keyword tersebut di antara lain :
  • BEGIN = menyatakan awal pseudocode (mengawali)
Keyword ini harus ada dan diletakkan dinomor 1 (satu), dari sini seluruh intruksi bermula
  • End = menyatakan akhir pseudocode (mengakhiri)
Keyword ini harus ada dan diletakkan di nomor terakhir, disini seluruh berakhir
  • IF THEN = menyatakan alternatif pilihan dengan sebuah kemungkinan proses terusan
IF(kondisi) THEN(pernyataan)
Jika (kondisi) bernilai BENAR maka (pernyataan) akan dikerjakan. Sebaliknya, baris akan dilompati
IF THEN-ELSE = menyatakan alternatif pilihan dengan 2 kemungkinan
IF(kondisi) THEN(pernyataan 1) ELSE(pernyataan 2)
Jika (kondisi) bernilai BENAR maka (pernyataan-1) akan dikerjakan. Sebaliknya (pernyataan-2) yang akan dikerjakan
  • WHILE = menyatakan adanya proses berulang bersyarat
WHILE(kondisi)
(pernyataan-1)
...........
(pernyataan-n)
Selama (kondisi) bernilai BENAR maka (pernyataan-1) sampai dengan (pernyataan-n) yang akan dikerjakan
  • FOR = menyatakan adanya proses berulang tanpa berulang
FOR.var = awal.TO akhir
(pernyataan-1)
............
(pernyataan-n)

(pernyataan -1) sampai dengan (pernyataan-n) akan dikerjakan seiring dengan pergerakan nilai variabel “var” dari nilai “awal” sampai nilai “akhir”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar